Thursday, April 4, 2013

Ketika hidup menjadi sebuah elegi


"Ketika hidup menjadi elegi, akan kunanti pelangi. Sebab, meski datangnya setelah hujan, pelangi adalah ketenangan dan keindahan",
Hidup selalu penuh dengan kejutan. Setiap harinya adalah teka-teki dan misteri. Kita tak ‘kan pernah tahu apa yang ada di depan sana. Beberapa pertanyaan pun kadang tak dapat kita temukan jawabannya.
Namun, penting bagi kita untuk tetap fokus pada hal-hal yang dapat kita lakukan. Berjuang melintasi putaran waktu, hari demi hari. Melakukan yang terbaik untuk mereka yang kita sayangi. Mengoptimalkan apa yang kita miliki demi kebaikan.
Buku ini adalah tentang lika liku perjuangan seorang pengidap HIV melanjutkan hidupnya dan hidup anaknya.
Ketika hidup menjadi sebuah elegi....

0 comments:

Post a Comment